Perdagangan Bebas Asia-Pasifik, Butuh tapi Sulit

Rabu, 11 November 2009

SINGAPURA, Upaya untuk membuka pasar antarnegara di kawasan Asia Pasifik melalui program Kawasan Perdagangan Bebas Asia Pasifik (FTAAP) masih harus menghadapi berbagai kendala. Untuk mewujudkan FTAAP butuh upaya tambahan dan komitmen penuh dari komunitas bisnis di kawasan.

"Kami akan terus melangkah untuk mewujudkan FTAAP, tetapi ini tidak bisa diwujudkan dalam semalam. Butuh dorongan sangat kuat dari komunitas bisnis," ujar Deputi Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Singapura Teo Chee Hean dalam Gala Dinner khusus untuk Dewan Penasehat APEC (ABAC) di Singapura, Selasa (10/11) malam.

FTAAP menjadi sebuah keharusan karena program ini merupakan salah satu obat untuk mencegah proteksionisme yang sempit. Hingga saat ini, para Pejabat Senior (setara wakil menteri atau deputi) dari 21 negara anggota APEC mulai menyusun kebijakan yang detail untuk meruntuhkan berbagai hambatan yang memperlambat terwujudnya FTAAP.

Sebuah perjanjian perdagangan bebas di Asia Pasifik dipercaya bisa menghapus ongkos untuk berbisnis. Namun, ada satu masalah besar yang perlu diselesaikan, yakni membuat sebuah aturan menyeluruh yang bisa mempersatukan kawasan Asia Pasifik.

"Proses menuju FTAAP akan berevolusi yang merefleksikan perubahan kondisi politik dan ekonomi di kawasan. Namun, kami secara konstan mengingatkan, perlunya percepatan evolusi itu," ujar Hean.

KOMPAS.com 

No comments yet.
Leave a comment
  • Name (required)
  • Email (will not be published) (required)
  • Security code (required)
For free subscription of MUC Tax news mailing list, send your email
  • Batam, Kompas - Tim dari Departemen Keuangan, khususnya dari Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, masih mengkaji regulasi dan implementasinya di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
MUC Consulting Group
MUC Building
Jl TB Simatupang Kav 15 Tanjung Barat
Jakarta Selatan 12530 Indonesia
Ph. 62-21 788 37 111, Fax. 62-21 788 37 666
Email: info[at]mucglobal.com

© 2009 MUC Consulting Group. All rights reserved.