Tekan Impor Gula, Pemerintah Buka Lahan Tebu Baru

Kamis, 14 Januari 2010

JAKARTA, Untuk menekan impor gula, pemerintah menambah lahan perkebunan tebu seluas 500.000 hektar. Lahan tersebut merupakan bekas lahan terlantar yang berlokasi di Lampung, Sumtera Selatan, Jambi dan Sulawesi.

"Nanti Senin (18/1/2010) akan ada MoU antara Departemen Perindustrian, Menteri Kehutanan, Menteri BUMN dan Menteri Perdagangan untuk menyerahkan 500.000 hektar lahan kepada Departemen Perindustrian," ujar Menteri Perindustrian MS. Hidayat, saat ditemui di hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis ( 14/1/2010 ) .

Langkah tersebut, kata dia, dilakukan untuk agar produksi gula nasional meningkat, sehingga diharapkan impor gula dapat ditekan. Selain menambah lahan tebu, pemerintah juga bakal menambah pabrik gula baru. Setidaknya, akan ada 10 pabrik gula baru dalam waktu dekat ini. "Minimal ada 10 pabrik gula baru," kata dia.

Di samping itu, pemerintah juga akan akan melakukan revitalisasi semua mesin. Hal tersebut juga dilakukan agar produksi gula dapat dimaksimalkan setiap harinya. " Semua mesin tua akan direvitalisasi," tandasnya.

KOMPAS.com
 

No comments yet.
Leave a comment
  • Name (required)
  • Email (will not be published) (required)
  • Security code (required)
For free subscription of MUC Tax news mailing list, send your email
  • Batam, Kompas - Tim dari Departemen Keuangan, khususnya dari Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, masih mengkaji regulasi dan implementasinya di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
MUC Consulting Group
MUC Building
Jl TB Simatupang Kav 15 Tanjung Barat
Jakarta Selatan 12530 Indonesia
Ph. 62-21 788 37 111, Fax. 62-21 788 37 666
Email: info[at]mucglobal.com

© 2009 MUC Consulting Group. All rights reserved.