Nuklir Iran Picu Harga Minyak Melonjak

Rabu, 17 Februari 2010

NEW YORK - Harga minyak melonjak pada Selasa (16/2/2010) waktu setempat di tengah melemahnya dollar AS dan ketegangan atas program nuklir Iran yang kaya minyak.

Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Maret, naik 2,88 dollar AS menjadi 77,01 dollar AS per barrel.

Minyak mentah Brent North Sea, London, untuk pengiriman April meroket 3,17 dollar AS menjadi 75,68 dollar AS per barrel.

Dalam perdagangan valuta asing pada Selasa, euro memperoleh kembali sebagian kerugian baru-baru ini terhadap dolar AS setelah menteri keuangan Uni Eropa menempatkan tekanan pada Yunani untuk mengatasi masalah utang yang sangat besar.

Melemahnya greenback (istilah bagi dollar AS) membuat minyak mentah yang dihargakan dalam dollar AS lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang kuat, mendorong permintaan. "Sebuah rasa diperbarui untuk risiko tampaknya telah membawa investor kembali ke pasar komoditas," kata Mike Fitzpatrick, Wakil e Presiden dari MF Global.

"Logikanya mungkin berasal dari perasaan bahwa para pembuat kebijakan Eropa mendapatkan masalah utang negara di bawah kontrol. Sayangnya, kita tidak melihat bukti ini," katanya.

Fitzpatrick mengatakan pasar tetap prihatin tentang bagaimana Uni Eropa akan membantu Yunani keluar dari krisis utang. "Pejabat keuangan Eropa telah memunculkan panas di Yunani, tetapi untuk investor, jumlah dan substansi tampaknya jatuh pada janji-janji mereka untuk menyelamatkan bangsa itu," katanya.

"Namun, mereka menolak untuk mengatakan bagaimana mereka akan membuat baik pada sebuah janji untuk menyelamatkan bangsa jika pihaknya tidak dapat mengisi utangnya."

"Harga minyak didukung oleh melemahnya dollar AS, karena euro menguat," kata Myrto Sokou, seorang analis pasar minyak Sucden Financial Research in London.

KOMPAS.com

No comments yet.
Leave a comment
  • Name (required)
  • Email (will not be published) (required)
  • Security code (required)
For free subscription of MUC Tax news mailing list, send your email
  • Batam, Kompas - Tim dari Departemen Keuangan, khususnya dari Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, masih mengkaji regulasi dan implementasinya di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
MUC Consulting Group
MUC Building
Jl TB Simatupang Kav 15 Tanjung Barat
Jakarta Selatan 12530 Indonesia
Ph. 62-21 788 37 111, Fax. 62-21 788 37 666
Email: info[at]mucglobal.com

© 2009 MUC Consulting Group. All rights reserved.